
Oleh : Richard Akbar
Gonjang ganjing siapa Bakal Calon ( Balon) Walikota dan Wakil walikota Padang periode 2024/ 2029 hampir terjawab. Dengan kemunculan Balon dari berbagai parpol pengusung, menjelang pendaftaran ke Kantor KPU.
Antara lain yg lebih dulu muncul yaitu, Hendri Septa mantan Walikota Padang dengan Hidayat Ketua Fraksi Gerindra DPRD Prop. Sumbar.
Setelah itu kedua menyusul Fadly Amran mantan Walikota Padang Panjang (Nasdem,) dengan H. Maigus Nasir, putra Nanggalo kini anggota DPRD Sumbar dari fraksi PAN. Diusung oleh berbagai parpol, seperti Nasdem, PKB dan parpol lainnya.
Ketiga, Muhamad Iqbal dari pusat /Jubir PKS dengan Amasrul mantan Sekda Padang, putra Maransi Air Pacah Padang disebut sebut diusung PKS dan Demokrat.
Keempat, disebut sebut Ekos Albar mantan Wawako Padang dengan Syafrial Kani Ketua DPRD Padang, putra Kuranji, Belum muncul kepastian dan Parpol pendukungnya kepermukaan. Masih sebatas disebut sebut.
Dilihat dari komposisi Balon yang mumcul itu, sepertinya akan bersaing ketat dan akan mendapat perhatian luas dari masyarakat.
Balon pertama yang didukung PAN dan Gerindra, kedua tokoh ini sangat dikenal masyarakat dan telah berkiprah banyak di daerah ini, baik di dewan maupun pemerintahan. Hasil suara kedua Parpol pengusung tersebut pada Pileg lalu tinggi.
Balon kedua yang diusung Parpol Nasdem, PKB, dan sejumlah partai lainnya, memiliki konstituen yang banyak. Pada Pileg lalu berada pada peringkat diatas dan punya pemilih signifikan.
Balon ketiga, katanya didukung PKS dan Demokrat.
Kedua Partai ini sejak dulu mendapat tempat dihati masyarakat. Pada pileg lalu PKS berada pada peringkat tertinggi dan Demokrat di “papan” tengah.
Konstituennya fanatik, terutama PKS,
Bila dilihat dari Pileg dan pemilihan kepala daerah sebelum sebelumnya.
Balon keempat belum ada kepastian siapa Balonnya dan siapa Parpol pengusungnya. Tapi kedua tokoh Balon tersebut patut diperhitungkan. Mungkin juga ado tokoh yang lain yang akan muncul ?.
Integritas para Balon tak perlu dipertanyakan, semuanya sudah teruji dan berpengalaman.
Siapa pemenang Pilkada Padang nantinya, memang susah menebaknya. Akan bersaing ketat.
Minimal pemenangnya adalah, antara Balon dengan masyarakat/ pemilih tidak hanya sudah saling kenal lebih dekat/ dalam, tetapi juga sudah saling punya rasa/ kontak bathin sejak lama dengan konstituennya.
Dan “sang” Balon banyak bernilai positif dimata masyarakat
Ibarat pemilihan anggota DPD RI kemaren, mungkinkah akan menang/ muncul figur figur baru yang tak terduga ?.
Semuanya barangkali, tergantung juga kepada nasib dan ratak tangan para Balon ?.


