
AGAM, INVESTIGASI_Persoalan jalan provinsi, menjadi pembicaraan panjang tak kunjung usai. Apalagi, saat menjelang lebaran, arus mudik menambah buram wajah kusam dan carut marut jalan provinsi. Tahun ini, seperti bakal terjadi juga jalan provinsi di Kabupaten Agam
Memang pernah juga viral, menjadi sorotan netiizen. Disaat itu, memang sempat diperbaiki melalui tambal sulam dan peningkatan ruas jalan propinsi, terutama jalur Simpang Gudang-Padang Lua
Potret buram kembali terlihat disepanjang jalan itu. Lubang dalam ditutupi dengan tanaman dan kayu yang digantung karung atau plastik dibekas, sekarang menjadi masalah besar. Sebab, rentan kecelakaan dan maut menghintai, khususnya pengguna jalan. Apalagi, jalan berlubang dibiarkan menganga tanpa rambu-rambu peringatan.
Ini menjadi ancaman luar biasa bagi pengguna jalan. Tidak hanya sepeda motor, tapi juga mobil dan truk. Suara keras ‘badaram’ kendaraan terperosok masuk lobang, menyertai sepinya malam
Sebab, kurangnya penerangan, tertutup air, suasana semakin mencekam. Lubang itu, idak terlihat oleh pengguna jalan yang melintas. Bak, menempuh medan “off road” melintas di ruas jalan propinsi, khususnya rute Simpang Gudang- Maninjau.
Telusuran beberapa hari lalu, sebelum memasuki bulan ramadhan, saat malam, lubang bekas galian atau pemetakan dibiarkan begitu saja. Bahkan, sudah berlangsung lebih dari sepekan. Sebagian sudah ditambah, namun di beberapa titik di ruas Lapau Talang- Simpang Tigo, Monggong dan beberapa lokasi lain masih dibiarkan. Demi keamanan pengendara, warga berinisiatif menutup lobang dengan daun kelapa
“Sudah banyak menjadi korban terperosok masuk lobang. Terutama, pengendara sepeda motor, terperosok lubang dan mengalami luka hingga motor rusak, “ungkap Wati, warga di Simpang Tigo.
Terkait, perbaikan jalan propinsi ruas Simpang Gudang-Padang Lua melewati kawasan Kampuang Tangah-Balai Salasa-Lubukbasung-Lubuak Sao sampai ke Maninjau itu, Sekab.Agam Dr.M.Lutfie kepada Pers meyakinkan, sudah mendesak Pemprov.Sumbar untuk segera lakukan pembenahan ruas jalan yang rusak tersebut. Bahkan, untuk tahun ini sudah dialokasikan anggaran dan perbaikan akan segera dilakukan. Ini perhatian perhatian serius pemerintah
Usulan perbaikan jalan propinsi itu, tidak hanya di ruas Simpang Gudang-Padang Lua, juga berbagai jalur jalan propinsi lain di wilayah Agam. Termasuk ruas jalan yang terdampak bencana. “Intinya, sudah menjadi perhatian serius kita, “tegas M.Lutfie pekan lalu.
Disisi lain, perbaikan awal dilakukan terkesan hanya untuk “meredam” heboh-heboh di media sosial. Dibuktikan, ruas jalan yang rusak, hanya ditambal sedikit, termasuk digali di beberapa titik. Namun, tidak dituntaskan sesuai harapan masyarakat. Dan, ini masih menjadi persoalan, berlubang, maut menghintai, rentan makan korban.
Sementara, Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Sumbar, saat dikonfirmasikan, terkait kondisi jalan provinsi itu, hanya menjawab singkat,’ nanti dicek tim kelapangan. Herman/Nv


