
PADANG, INVESTIGASI_Jauh dari keramaian, lepas dari pengawasan. Membuka peluang bagi rekanan untuk me mark up pekerjaan. Seperti yang terlihat pada pekerjaan irigasi di Lubuk Tempurung, Kecamatan Kuranji, Kota Padang
Entah siapa yang mengerjakan, karena tak ada petunjuk dilokasi pekerjaan. Seperti plang proyek yang menjadi kewajiban bagi rekanan bekerja dilapangan. Ini juga perlu dipertanyakan. Tidak saja menyangkut administrasi, tapi juga ada dalam anggaran
Biasanya, irigasi ini menjadi tanggungjawab Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melalui Kabid Sumber Daya Air. Namun, Kadis PUPR, Tri Hadiyanto, saat dikonfirmasikan via WA nya, mengaku itu bukan pekerjaan Dinas PUPR.
Ditenggarai Tak Sesuai Speck Teknis
Saat media melakukan Investigasi ke lokasi pekerjaan, Senin (17/8), ditemukan beberapa kejanggalan. Diduga ada mark up pekerjaan. Seperti pasangan batu dan lantai saluran air. Pasangan batu, tapak, tengah dan puncak, terindikasi dimainkan.
Bagian bawah (tapak) tak dilakukan penggalian, bagian dinding, terutama bagian tengah hanya mengikuti struktur tanah, tanpa dilakukan pengerukan, sesuai lebar pasangan batu. Untuk menutupinya, bagian puncak (lining), sehingga terlihat sama lebar.
Indikasi lain, untuk lantai saluran air, mengurangi volume coran, rekanan melapisi lantai dengan batu mangga. Coran atau adukan semen dilakukan diatas batu mangga yang disusun itu. Apakah ini, sudah mengacu spesifikasi teknis atau untuk mengurangi volume coran
Tak ada jawaban, sampai berita ini diturunkan. Kemana harus dikonfirmasikan, karena tak ada petunjuk pekerjaan. Ditanya warga, juga tidak tahu. Hanya tahu ada pekerjaan di lokasi ini. Siapa pemilik dan rekanan mengerjakan, sampai sekarang tak ada keterangan.
Penulis Novri Investigasi


