
Tagak manjago Gunung Talang
Tatutuik awan mako ka galok
Tasabuik urang Batang Lembang
Di Kota jo Kabupaten Solok
Muaro Paneh di hari sanjo
Batanam bawang sarato lobak
Indak cameh banjir ka
tibo
Dulu kumuh kinilah rancak
Danau Kamba di Alahan Panjang
Wisata tanamo sajak dulunyo
Walau banjir jo longsor nan mahadang
Pangandalian Batang Lembang salasai juo
Danau Singkarak janiah aianyo
Rami dek anak nan mudo mudo
Rancak karajo PT. Takabea Reshi Consulindo
PPK Sungai dan Pantai II baitu juo
Sore itu, cuaca di Solok sangat cerah. Secerah hati warga, duduk santai di proyek Pengendalian Banjir Batang Lembang menunggu senja menjelang. Kenapa tidak? Batang Lembang dulu kumuh, sekarang sudah rancak, mancilak, nyaman dipandang
Begitu juga, bencana banjir yang siap menghintai ketika hujan membasahi, sudah tak dicemaskan lagi. Karena, proyek, Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Wilayah Sungai Sumatera V Padang, memberikan rasa aman
Proyek pelaksana kegiatannya PPK Sungai dan Pantai II, pekerjaan pembangunan sarana/prasarana Pengendalian Banjir Batang Lembang (Tahap II) Kota dan Kabupaten Solok itu, juga menyulap lokasi itu menjadi kawasan wisata air. Bangunan yang kokoh, riak air yang tengah, memancarkan pesona luar biasa
Tidak itu saja, dengan adanya proyek bernomor
kontrak HK0201/Bws5.8.2/IV-2025 /2, tanggal kontrak 2 April 2025, nilai kontrak Rp48.630.856.000, masa pelaksanaan 262 hari kalender itu, kampung, rumah, fasilitas umum, sawah dan ladang aman terjaga. Perekonomian masyarakat meningkat juga
Wajar saja selesainya proyek dikerjakan kontraktor pelaksana PT. Takabea Reshi Consulindo, konsultan PT. Innako Internasional Konsulindo KSO PT. Mettana, sumber dana SSBN itu, menuai apresiasi warga. Ucapan terima kasih tak terhingga tersampaikan kepada berbagai pihak yang terlibat dalam menyelesaikan pekerjaan pengendalian Batang Lembang
Terkenda Banjir dan Longsor
Diakui, banjir dan longsor yang meluluhlantakan Ranah Minang ini, juga berpengaruh terhadap pekerjaan proyek, terutama proyek pengendalian banjir Batang Lembang. Sempat terhenti, tak bisa bekerja, disebabkan meluapnya air, namun disikapi profesional rekanan.
Alhasil, ditengah rintangan yang menghadang, pekerjaan selesai juga. Bahkan, mutu dan kualitas terjaga. Inipun diakui Rinaldi PPK Sungai dan Pantai 2, saat dikonfirmasikan ViA WAnya. Sosok berperawakan tenang dan mudah bergaul itu, mengatakan, memang pekerjaan terkendala, akibat banjir dan longsor
“Pekerjaan dilanjutkan dengan memberi kesempatan selama 50 hari. Dan, itupun terpenuhi oleh rekanan, sebelum batas waktu diberikan,” katanya. Selesainya pekerjaan proyek ini, memberikan dampak yang luar. Tidak saja, mengatasi banjir, lingkungan pun semakin rancak, nyaman dan sejuk dipandang mata
Penulis
Novri Investigasi


