
BENGKULU, INVESTIGASI — Upaya meningkatkan keandalan infrastruktur dan memperlancar arus transportasi antarwilayah terus direalisasikan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu. Melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.3 Satuan Kerja (Satker) PJN Wilayah I Provinsi Bengkulu, penanganan paket Preservasi Jembatan Nakau – Batas Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) resmi diselesaikan secara menyeluruh.
Paket pekerjaan yang bersumber dari skema e-Katalog ini berfokus pada perbaikan, pemeliharaan, serta peningkatan keandalan struktur pada sejumlah jembatan di sepanjang rute vital nasional tersebut. Ruas ini memiliki peran strategis karena menjadi urat nadi penghubung yang melintasi Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Tengah, Kabupaten Kepahiang, hingga Kabupaten Rejang Lebong.
Adapun enam jembatan yang telah selesai dipreservasi meliputi:
° Jembatan Sambung
° Jembatan Bandar 1
° Jembatan Bandar 2
° Jembatan Pungut
° Jembatan Ketapang Besar
° Jembatan Musi Kepahiang
Pihak BPJN Bengkulu menjelaskan bahwa preservasi berkala pada titik-titik tersebut bertujuan untuk menjamin keamanan, keselamatan, serta kenyamanan para pengguna jalan, khususnya kendaraan angkutan barang dan penumpang lintas provinsi.
Dengan rampungnya pemeliharaan enam jembatan tersebut, arus mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di wilayah Bengkulu menuju Sumatera Selatan maupun sebaliknya diharapkan semakin lancar. Kelancaran konektivitas darat ini juga diproyeksikan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah.
Penulis: M Martanus


