
PADANG, INVESTIGASI_Bukan saja memalukan, juga memilukan. Pantai Air Manis Kota Padang yang terkenal dengan Legenda Batu Malin Kandang, sepertinya tak aman lagi bagi pengunjung. Pasalnya, Kamis (19/3), tragedi segerombolan anjiang masuk ke kawasan pantai dan menggigit anak anak yang sedang bermain ombak
Akibatnya, Acha anak umur lima tahun jadi korban gigitan anjiang liar itu, sekujur tubuhnya terlihat bekas gigitan dan menimbulkan duka mendalam. Menikmati keindahan Pantai Air Manis, saat liburan berubah jadi duka, korban segerombolan anjiang liar.
Akan Melakukan Penangkapan
Pasca kejadian itu, sekaligus memberikan jawaban terhadap peristiwa memalukan kawasan wisata Pantai Air Manis, Yudi Indra Sani Kadis Pariwisata, mengirim jawaban dan akan melakukan. tindakan.
Meneruskan catatan anggota dilapangan, juga melaporkan hasil investigasi di lokasi kasus gigitan segerombolan anjing liar terhadap pengunjung (anak perempuan berusia 5 tahun) di pantai pintu 2 Batu Malinkundang Pantai Air Manis, Kamis, 19 Maret 2026.
Dihadiri oleh Kadis Pertanian, Kabid Keswan dan Kesmavet, Tim Pol Airud Polda Sumbar, Sekcam Padang Selatan dan Kasi Trantib Kecamatan Padang Selatan.
Jam 14.00 WIB akan dilakukan penangkapan segerombolan anjing liar yang dibantu oleh Dubalang Kota.
Tindakan Nyata Pemko Padang
Menyikapi persoalan itu, Yudi orang tua korban gigitan anjiang liar itu, berharap ini menjadi pelajaran bagi kita semua. Bahkan menjadi catatan hitam pariwisata di Kota Padang. Makanya, ia berharap adanya tindakan nyata dari Pemko Padang.” Cukup anak saya jadi korban dan perlu tindakan nyata Pemko Padang, mengatasinya,” kata Yudi. Nv


