
PADANG, INVESTIGASI_Memang sulit menerima kekalahan dari Kota Sawahlunto dengan skor tipis 2-1. Apalagi, terhenti di babak semi final, tinggal selangkah menuju grand final
Namun, yang namanya pertandingan, tentu ada kalah ada menang, ada melaju ada terhenti. Menang jadilah yang terhormat, kalah jadilah bermartabat
Kata bijak menjunjung
sportiftas cabang sepakbola, melekat dari sosok Mastilizal Aye, SH, Ketua PSSI Kota Padang, sekaligus manager cabang sepakbola Porprov ke XVI Sumbar
Meski terasa menyesakkan dada, target medali emas lepas dari genggaman, namun Wakil Ketua DPRD Kota Padang itu, menerima dengan lapang dada
Kekalahan itu, memang menggoreskan duka, tapi ia sangat menghargai perjuangan anak anak di lapangan. Berjuang keras sepanjang laga
“Anak anak sudah berjuang di lapangan. Bahkan, berjibaku sepanjang pertandingan. Kekalahan ini harus diterima dengan lapang dada dan kita akan terus berbenah,” katanya.
Pernyataan menyejukkan dan rendah hati dari Mastilizal Aye, mengiringi kegagalan Cabor sepakbola Kota Padang. Ia minta maaf kepada warga dan pecinta sepakbola, karena belum mampu memberikan yang terbaik.
“Sebagai manager dan Ketua PSSI Kota Padang, saya minta maaf, belum bisa memenuhi keinginan warga dan pecinta untuk membawa pulang medali emas yang lepas selama 39 tahun,” katanya dengan bijak.
Namun, masih ada secercah harapan untuk merebut juara tiga yang akan berhadapan dengan Kabupaten Tanah Datar. Harapannya, semoga anak bisa memberikan yang terbaik.
Tak lupa juga, Mastilizal Aye, memberikan ucapan selamat kepada Kota Sawahlunto. Semoga bisa memberikan penampilan terbaik pada grand final nanti
Penulis
Novri Investigasi


