
Catatan ; Richard, Akb
Dari catatan Medsos, media massa dan Pemko, bantuan korban banjir bandang ke Kota Padang cukup berjibun (banyak).
Ini membuktikan rasa prihatin dan duka dari masyarakat, berbagai instansi pemerintah, BUMN/D, pihak swasta, Berbagai organisasi sosial/ kemasyarakatan dan dalam bentuk perorang, sangat besar sekali.
Bencana Banjir tersebut tidak bisa dikatakan kecil, tetapi betul.betul dahsyad dan meluluh lantakkan berbagai infrastruktur kota, seperti, rumah/ bangunan, jembatan, jalan, ternak, irigasi, sekolah, Fasum, korban jiwa, berbagai harta benda dan lainnya.
Padang betul betul dalam suasana berduka yang sangat mendalam.
Masyarakat di berbagai kecamatan yang terkena dampak misibah banjir berharap sangat, berbagai bantuan tersebut bisa dibagikan merata sesuai kebutuhan masing masing dan tepat sasaran.
Sehingga bisa mengobati luka yang masih dirasakannya sampai saat ini.
Selain itu ke depan pemerintah bisa melakukan pendataan yang akurat/ profesional terhadap semua korban bencana, tak ada yang tertinggal.
Bila memang nanti ada bantuan dari pemerintah, semua mendapat perhatian yang sama sesuai dampak yang dirasakan masyarakat.
Pemerintah Kota Padang mencatat dan memperkirakan kerugian infrastruktur yang diakibatkan bencana banjir bandang, 25 November 2025 lalu mencapai Rp264 M.
Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Padang, yang dilansir berbagai media, banjir bandang yang melanda Kota Padang mengakibatkan 7 jembatan rusak berat dan satu jembatan rusak ringan.
Kemudian kerusakan jalan sepanjang 1.884 meter.
Total kerugian infrastruktur tersebut mencapai Rp157.894.870.855 (Rp157,8 M).
Kerusakan bendungan dan sungai yang nilai kerugiannya mencapai Rp84,362,500,000 (Rp84,3 M). Kerusakan Gedung pemerintahan, seperti fasilitas pendidikan 22 unit sekolah untuk 8 PAUD, 12 SD, dan 2 SMP, kerugiannya senilai Rp5,572,835,739 (Rp5,57 M).
Selanjutnya kerusakan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) pada 7 intake PDAM diperkirakan mengakibatkan kerugian yang mencapai Rp16,526,783,350 (Rp16,5 M).
“Setelah dilakukan penghitungan secara menyeluruh, total kerugian infrastruktur akibat bencana mencapai Rp264,356,989,944,.
Masyarakat yang terkena dampak bencana besar tersebut agar tetap tenang/ tabah , dan pemerintah semoga selalu memberikan perhatian khusus kepada mereka secara merata.


