
PASBAR, Investigasionline—Gerakan swadaya masyarakat Nagari Koto Sawah, Kecamatan Lembah Melintang, Pasaman Barat, dalam memperbaiki jalan rusak menuai apresiasi sekaligus respon cepat dari Pemerintah Daerah. Kamis (11/12/2015), dua alat berat dikerahkan Dinas PU-PR untuk mengampar dan memadatkan material yang telah disiapkan warga dan pengusaha setempat. Momen kolaboratif ini menjadi bukti nyata kuatnya nilai gotong royong dalam memperbaiki fasilitas publik.
Langkah ini disambut antusias masyarakat setempat.
Bupati Pasaman Barat, Yulianto, menegaskan bahwa meski pemerintah daerah memiliki keterbatasan anggaran, namun komitmen untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tetap menjadi prioritas. Ia menyebut kesejahteraan warga merupakan fokus utama pembangunan di Pasaman Barat.
Menurut Bupati, panjang jalan yang tengah diperbaiki mencapai sekitar lima kilometer. Kondisi jalan yang memprihatinkan membuat penimbunan menjadi kebutuhan mendesak. Untuk itu, para pengusaha lokal bersinergi menyediakan sedikitnya 80 truk material koral sebagai dasar perbaikan.
Wakil Bupati Pasbar, M. Ihpan, turut menyampaikan apresiasi terhadap langkah swadaya masyarakat. Ia menilai sinergi antara warga dan pengusaha adalah cerminan kuatnya nilai gotong royong yang masih mengakar dalam kehidupan masyarakat Pasaman Barat.
Menurut Ihpan, kondisi jalan yang rusak parah mendorong masyarakat untuk tidak menunggu sepenuhnya pada proses pembangunan formal pemerintah. Gerakan cepat masyarakat ini, ujarnya, menjadi bukti bahwa partisipasi publik tetap menjadi modal penting dalam memajukan daerah.
Wabup menjelaskan bahwa pemerintah merespon cepat dengan menurunkan Motor Grader dan Vibrator Roller untuk memperlancar proses perbaikan. Langkah ini sekaligus menjadi bukti bahwa Pemda siap menyokong setiap gerakan positif masyarakat.
Ihpan, yang juga putra daerah Ujunggading, menambahkan bahwa aksi swadaya semacam ini telah berulang kali dilakukan masyarakat Koto Sawah setiap kali kondisi jalan memburuk. Menurutnya, hal ini mencerminkan tingginya rasa memiliki terhadap fasilitas umum.
“Ini contoh luar biasa dari praktik demokrasi lokal yang hidup. Masyarakat bergerak bersama, pemerintah hadir mendukung. Kolaborasi seperti inilah yang membuat pembangunan bisa berjalan lebih cepat,” ujarnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas PUPR Pasbar, Bambang Sumarsono, memastikan bahwa pemerintah tetap hadir untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat. Ia menegaskan bahwa kehadiran alat berat merupakan komitmen Pemda dalam membantu upaya swadaya warga.
Bambang mengatakan pekerjaan penghamparan dan pemadatan akan dilakukan seoptimal mungkin agar akses jalan dapat kembali nyaman dan aman dilalui. Ia juga menyampaikan apresiasi atas semangat kebersamaan yang ditunjukkan warga.
Di sisi lain, Andi (43), warga Nagari Ujunggading, menilai jalan tersebut sebagai jalur utama yang menghubungkan berbagai aktivitas ekonomi masyarakat. Ia berharap semangat gotong royong yang hari ini terlihat dapat terus terjaga hingga pembangunan permanen dilakukan.
Ia juga menyampaikan harapan agar pemerintah ke depan dapat mengalokasikan anggaran khusus untuk menjadikan jalan tersebut lebih baik dan tahan lama. Menurutnya, akses yang baik adalah kunci utama peningkatan ekonomi masyarakat. fat


