
PADANG, INVESTIGASI_Longsor, menutupi jalan, mengakibatkan macet panjang, mengiringi perjalanan Padang – Painan, saat hujan deras membasahi bumi. Tidak saja menyita waktu terjebak kemacetan, tapi juga memakan korban
Mengantisipasi musibah yang sering menghintai jalan nasional itu, Kementerian PUPR, Ditjen Bina Marga, melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah 2 Sumbar, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.3, membuat dinding beton penahan tebing jalan.
Proyek dikerjakan PT. Asyrofazar Mustika Karsa, konsultan supervisi PT. EXXO Gamindo Perkada KSO, PT. Arcy Pratama Konsultan, bakal mengantisipasi terjadinya longsoran. Bahkan, pekerjaan senilai Rp3.944.381.000,00, juga memperlebar jalan dan mengatasi kemacetan.
Keberkahan lain, keberadaan tebing penahan longsor, pekerjaan bersumber dana APBN 2025, masa pelaksanaan 210 hari kalender, juga menjadi peristirahatan, dikala jenuh menempuh perjalanan jauh. Memakirkan kendaraan, sembari memandang indahnya pemandangan dilokasi itu
Menuai Apresiasi Pengendara
Apresiasi dan rasa bangga pengendara menyertai pekerjaan dibawah tanggungjawab PPK Purwandi itu. Kenapa tidak, penahan tebing kokoh berdiri, persis ditempat retribusi, membuat pengendara nyaman melintasi jalan Padang – Painan. Terhindar dari kecemasan dan macet panjang yang menyita waktu
An, pengendara asal Painan, saat bincang bincang dengan media ini, mengaku puas atas pekerjaan penahan tebing jalan itu. Kokoh dan kuat, membuat nyaman melintasi jalan Batas Padang-Painan. Sekarang di lokasi rawan longsor sudah lebar, macet teratasi. Bisa juga menjadi tempat persinggahan menghilangkan kelelahan
“Semua ini, juga tak terlepas dari kepedulian pemerintah terhadap jalan nasional. Cepat tanggap terhadap permasalahan yang terjadi di lapangan pantas diapresiasi. Mengutamakan kenyamanan pengendara, menjadi prioritas. Apalagi, jalan merupakan urat nadi perekonomian,” katanya sembari menghirup kopi panas di siang yang cerah itu
Penulis
Irmon
Editor
Novri Investigasi


