
Bengkulu, Investigasi – Berbagai media online dan media sosial lainnya, seperti tiktok dan Facebook ramai memberitakan terkait Jalan ringroad atau jalan lingkar kompleks perkantoran Pemkab Kepahiang–Tebat Monok baru saja rampung dibangun.
Namun, belum lama dinikmati warga, jalan yang menelan anggaran Rp.31 miliar tersebut sudah amblas di salah satu titik.
Di lokasi saat ini terlihat sudah diberi garis pembatas oleh pihak pekerja. Selain itu sebuah plang peringatan juga terpasang, agar pengendara berhati-hati saat melintas.
Kondisi tersebut membuat ruas jalan hanya bisa dilalui satu lajur saja.
Beberapa tiang pembatas turut ambruk akibat pergeseran tanah di sekitar badan jalan.
Dilansir dari koranrb.id, proyek jalan ringroad ini memiliki nilai kontrak Rp31.071.771.000 yang bersumber dari APBN murni Tahun Anggaran 2024–2025.
Kontrak kerja dimulai pada 18 Desember 2024 dengan waktu pelaksanaan 210 hari. Pekerjaan dilakukan oleh PT Pulau Batu Intan.
Rancangan pembangunan jalan ini sebenarnya sudah digagas sejak TA 2011.
Proyek ini sempat mangkrak cukup lama hingga akhirnya dilanjutkan kembali setelah Presiden Joko Widodo berkunjung ke Kepahiang pada 2023.
Melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD), proyek dilanjutkan dengan target lebar jalan 14 meter dan dua jalur utama.
Hingga berita ini diturunkan, pihak media ini berupaya mengkonfirmasi pihak-pihak terkait guna memastikan faktor penyebab dan tindaklanjut yang akan dilakukan.
Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah tegas agar akses utama tersebut dapat digunakan kembali dengan aman dan berkelanjutan. (R)
Sumber: koranrb.id
Editor: M Martanus


