
PADANG –INVESTIGASI,
Gayung bersambut, Jajaran Dinas PU Kota Padang tindaklanjuti perintah Walikota Padang Fadly Amran, Senin ini, seperti yang disampaikan, Minggu kemaren (27/7).
Sebelumnya Minggu (27/7), Masyarakat Koto Lua Kecamatan Pauh Kota Padang sampaikan berbagai aspirasi kepada Walikota Padang Fadly Amran, di kelurahan tersebut,
Terlihat hadir kemaren Camat Pauh Titin Masfretin, Lurah Susi Purnama Sari, anggota DPRD Yusri Latif, Ketua LPM Indra Gunawan, para Ketua RW, RT, Ninik mamak, alim ulama, pemuda dan yang lainnya.
Warga minta salah satu jembatan gantung di kawasan tersebut mohon diganti dengan jembatan yang permanen sepanjang sekitar 35 meter kali 8 meter..Saat ini hanya bisa dilewati kendaraan roda dua dan dalam kondisi bergoyang goyang diatasnya, berbahaya.
Jembatan itu kini sangat urgen, terutama anak pergi sekolah ke SMPN 21 dan 23 di kawasan Luki dan para pekerja, pegawai , mahasiswa, seperti ke kampus Unand, petani, dll.
Selain itu juga agar Pemko manumbok semua jalan yang berlobang di kawasan koto lua dan lainnya demi kelancaran dan kenyamanan arus lalin.
Jembatan baru tersebut ditaksir menghabiskan dana sekitar empat miliar rupiah.
Bila jembatan tersebut dibangun banyak tanah yang harus dibebaskan, termasuk tanah milik keluarga besar Wako Fadly Amran.
Menjawab permintaan warga tersebut, Fadly Amran akan memerintahkan dalam dua hari Kadis PU Padang untuk meninjau nya ke lokasi jembatan itu.
Menyangkut permintaan manumbok jalan berlobang mendapat perhatian serius dari walikota.
Kata Ketua LPM Kel .Koto Lua Indra Gunawan, Senin ini, sesuai informasi dari jajaran Dinas PU,.untuk manumbok/ membenahi jalan yang berlobang di kawasan ini akan dilakukan secepatnya dg APBD tahun ,2025 ini.
Dan untuk pengaspalan permanen dari kawasan Bandar Buat ke kawasan, Koto Lua / Limau Manis dijadwalkan tahun 2026, plus perencanaan pembangunan jembatan baru pengganti jembatan gantung di kawasan itu,.karena menelan biaya cukup besar. –Richrd


