
Rami urang di Padang Pasir
Rami dek anak mudo mudo
Tasabuik urang Maigus Nasir
Indak ado malang samujua nan ko
Gunuang Padang jalan mandaki
Jalan terjal batapi jurang
Gagal jadi caleg provinsi
Duduak jadi wakil walikota padang
Tagak manjago Tugu Marpati
Danau Cimpago balapau panjang
Indak mukasuik baralih hati
Kini manjadi Ketua DPD Nasdem Padang
Tak ado malang nan samujua ko. Kata itu, sepantun dengan perjalanan politik, Maigus Nasir. Kenapa tidak! Gagal menjadi Calon Legislatif (Caleg) DPRD Sumbar dari Partai PAN, bukan memudurkan langkahnya di dunia politik. Duka berganti bahagia, kegagalan itu membawa berkah
Kok bisa! Ya, ini fakta dan realita, bukan mengada ngada. Rupanya, kegagalan itu, menjadi batu loncatan bagi mantan Ketua DPRD Kota Padang priode 1989 – 2004. Bahkan, ia menjadi ketua diusia muda 32 tahun. Fantastis, jejak yang ditinggalkan. Perjalanan politik yang mencengangkan
Sukses berlanjut, sepertinya menjadi wakil rakyat jalan hidup yang dilalui mubalig, pengusaha dan politikus itu. Terbukti, ia kembali duduk menjadi wakil rakyat DPRD Sumbar, priode 2019 dan 2024. Sempat gagal Pileg 2024 – 2025, bukan sebuah kegagalan, bukan bahagia berganti tangis. Tapi, duka membawa bahagia
Sukses tertunda itu, membawa langkahnya, melanjutkan pengabdian menjadi Wakil Walikota Padang mendampingi Fadly Amran. Fakta ini, seakan menguatkan, sebuah fomeo kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda. Bahkan, siap membawa Maigus Nasir terbang lebih tinggi lagi. Impiannya, untuk nenjadi orang nomor satu di Kota Padang, kian terbuka
Menjadi Ketua DPD Nasdem Kota Padang
Bukan kutu loncat, bukan pula pialang politik. Besar bersama Partai PAN, sekarang dipercaya menjadi Ketua DPD Partai Nasdem Kota Padang priode 2025 – 2030, menggantikan Osman Ayub. Pilkada 2024 lalu, ia bukan diusung Partai PAN, karena Ketua DPD PAN Kota Padang, Hendri Septa juga maju menjadi Calon Walikota pada Pilkada 2024 itu
Tak mungkin, satu partai mengusung dua calon. Akhirnya, Maigus Nasir maju pada kendaraan lain. Otomatis, keanggotaan di Partai PAN gugur. Langkah berani itu, berjalan dengan sukses, ia mendampingi Fadly Amran meraih suara terbanyak, mengalahkan pasangan lain. Berkat keberhasilan ini, ia dilirik Partai Nasdem dan menjadi Ketua DPD Kota Padang.
Sairiang Sajalan 2029
Terpilihnya, Maigus Nasir, menjadi Ketua DPD Partai Nasdem Kota Padang, seakan ada pesan yang tersirat. Ada tujuan yang ingin dicapai, ada jalan yang akan ditempuh. Bukan, tanpa alasan, Ketua DPW Partai Nasdem Sumbar dipegang Fadly Amran, Ketua DPD diberikan kepada Maigus Nasir. Teka teki yang mudah ditebak, menuju Pilkada 2029
Kita buka, Fadly Amran, tak mungkin lagi maju menjadi Walikota Padang. Karena sudah dua priode, sebelumnya menjadi Walikota Padang Panjang. Tentu, ia akan naik kelas, mengincar jabatan Gubernur Sumbar. Dan, ini bukan rahasia lagi, bahkan sudah menjadi rahasia umum. Boleh dikatakan, ia sosok yang kuat menggantikan Mahyeldi yang sudah dua priode
Sementara, Maigus Nasir, dipersiapkan naik kelas, menjadi Walikota Padang, pada Pilkada 2029. Biar aman, jabatan Ketua DPD Partai Nasdem Kota Padang, diserahkan kepadanya. Kesimpulannya, mereka bakal sering sejalan, maju pada Pilkada Sumbar dan Kota Padang. Langkah cerdas dan tepat yang dilakukan, demi menguatkan kekuasaan. Berhasilkah, kita tunggu saja
Penulis
Novri Investigasi


