
Laga pekan ke 20 BRI Liga, Semen Padang FC akan bertandang ke kandang PSS Sleman. Pasca dibantai 1 – 5 di kandang sendiri oleh Bali United, diharapkan mental pemain kembali pulih. Sehingga bisa mendapatkan hasil maksimal
Keuntungan main di Stadion Sultan Agung, Minggu (26/1), pukul 15.30, disiarkan langsung Indosiar itu, tanpa penonton. Dan, Semen Padang FC pernah mengalahkan klub berjulukan Elang pada putaran pertama
Namun, kepercayaan diri PSS Sleman sedang di level atas. Pada lima laga terakhir, hanya sekali kalah saat bertandang ke markas Persija. Apalagi bursa transfer membawa dampak positif bagi PSS Sleman. Ini membuka peluang membalas kekalahan pada putaran pertama
Semen Padang FC pada bursa transfer, membuahkan hasil pada laga perdana di putaran pertama. Main dikandang lawan mampu mengalahkan klub bertabur bintang Borneo FC dengan skor 1-3. Kemenangan itu, seakan menjadi harapan kembalinya kejayaan klub ‘urang awak: itu
Namun, harapan itu seakan kembali pupus, setelah di kandang sendiri dibantai Bali United dengan skore 1-5. Pecinta sepak bola Ranah Minang, kembali meragukan apakah bisa bertahan di Liga 1.
Konsisten Semen Padang FC jauh dari harapan. Meski, mendatangkan 8 pemain pada bursa transfer bernilai Rp12 M. Memang kekalahan saat menjamu Bali United disebabkan kartu merah. Tapi ditandunya keluar back tangguh Maxhino, pertahanan pun mulai rapuh.
Keberadaan penjaga gawang Athur Silva memang membawa dampak positif. Namun, kebobolan 6 gol dalam dua pertandingan, tentu berpengaruh kepada mentalnya. Terlepas dari semua itu, diharapkan Athur mampu menjaga gawangnya dari kebobolan melawan PSS Sleman sore nanti
Ketajaman Bruno yang mencetak 2 gol saat melawan Borneo FC, diharapkan mampu merepotkan pertahanan PSS Sleman dan bisa membawa Semen Padang FC pulang membawa angka
Pertandingan sore nanti, sangat berpengaruh terhadap konsistensi Semen Padang FC. Kemenangan menjadi harga mati untuk keluar dari zona degradasi. Mampukah, Semen Padang FC mengulang kemenangan pada putaran pertama. Atau pulang dengan tangan hampa. Kita tunggu saja
Penulis
Novri Investigasi


