
PASBAR, INVESTIGASI_Guna memastikan kelancaran Pembangunan Jembatan Sasak – Maligi (P 003.2 ) Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas BMCKTR Sumbar melalui Pelelangan Pengadaan Barang dan Jasa Setda Pemprov Sumbar memenangkan penyedia jasa PT.Kamala Unida.
Anehnya, sejak terkontrak 29 Juli 2026 hingga September 2026 pada papan informasi proyek pemerintah hanya mencantumkan Nilai kontrak Rp.19.441.575.174 , nomor kontrak : 630/01/KTR-JBT.P.033.2-BM/VII/2026 tertanggal 29 Juli 2026. dengan waktu pelaksanaan 150 Hari Kalender , Kontraktor Pelaksana PT.Kamala Unida.
Namun, tidak terlihat nama perusahaan Konsultan Pengawas. Konfirmasi kepsda Pelaksana Lapangan PT.Kamala Unida Akbar terkait perusahaan Konsultan Pengawas pada Kegiatan Pembangunan Jembatan Sasak – Maligi (P 003.2 ), tidak memberikan respon.
Gubernur Sumatera Barat dan Wakil Gubernur Sumatera Barat terus berupaya menghadirkan infrastruktur bagi Kab/Kota yang ada di Sumatera Barat guna memastikan arus transportasi perpindahan orang dan barang menjadi lebih baik lancar dan membuka keterisoliran.
Di Kabupaten Pasaman Barat guna menghubungkan pusat Kecamatan Sasak dengan Masyarakat Pesisir Pantai Maligi hingga Sikilang Dinas BMCKTR Sumbar mengalokasikan anggaran
Pembangunan Jembatan di Ruas Jalan Sasak – Maligi (P 003.2).
Kontraktor Pelaksana PT.Kamala Unida melalui Manager Teknik Rinal Fatri.ST di dampingi Pelaksana Lapangan Akbar, menjelaskan pelaksanaan Pembangunan Jembatan di Ruas Jalan Sasak – Maligi (P 003.2) ada dua titik yakni Jembatan Bancah Galinggang dan Jembatan Suak.
Pelaksanaan Jembatan di ruas ini di bangun jenis Jembatan Balley dengan ukuran Jembatan Bancah Galinggang
dengan Panjang Bentang Jembatan 51 Meter, lebar Jembatan 6 Meter, badan jalan 4,2 Meter.
Sedangkan Jembatan Suak dengan Panjang Bentang 42 Meter lebar Jembatan 6 Meter kedua Jembatan tersebut menggunakan rangka baja.
Ia mengatakan, memasuki pelaksanaan minggu ke lima capaian progres 40 % – 60 % dengan capaian rangka baja jembatan sudah berada di lokasi kegiatan.
Guna menunjang pelaksanaan pekerjaan jembatan serapan tenaga kerja lokal memakai 6 Tenaga kerja lokal skil dan non skil sementara penggunaan alat berat saat ini satu unit Excavator dan satu unit Crane.
Sesuai Papan informasi pelaksanaan kegiatan dengan Nilai kontrak Rp.19.441.575.174 , nomor kontrak : 630/01/KTR-JBT.P.033.2-BM/VII/2026 tertanggal 29 Juli 2026. dengan waktu pelaksanaan 150 Hari Kalender , Kontraktor Pelaksana PT.Kamala Unida.
Selanjutnya, material timbunan Sirtu Pelaksana Lapangan Akbar mengatakan untuk kebutuhan Sirtu didatangkan dari Perusahaan Galian C CV. Jeri Jean Sisi yang berlokasi di perbatasan Padang Sawah dengan Pasaman Barat.
Tepatnya, di Jorong Bandua Balai dan Jorong Padang Sawah seluas 49,84 hektar. a
Anehnya, saat ditanyakan,v apakah izin IUP P perusahaan Galian C CV. Jeri Jeas Sisi masih berlaku , Akbar tidak memberikan komentar tanggapannya.
(BUYUNG)



Saya sangat prihatin mendengar bahwa pembangunan Jembatan Sasak – Maligi Pasbar dilakukan tanpa pengawasan konsultan. Hal ini bisa berimplikasi pada kualitas dan keselamatan proyek. Selain itu, dugaan penggunaan material galian C yang tidak berizin juga perlu diteliti lebih lanjut untuk mencegah masalah di kemudian hari. Dalam situasi seperti ini, saya sering menggunakan a PDF translation tool untuk memahami berita dan regulasi terkait pembangunan.
Great explanation. Clear and easy to follow. baseball card checklist
Menarik untuk melihat bagaimana proyek ini berjalan tanpa konsultan pengawas. Ini menimbulkan pertanyaan tentang kualitas dan keamanan jembatan tersebut. Selain itu, penggunaan material galian C yang diduga tidak memiliki izin lengkap perlu mendapat perhatian lebih. Sebagai referensi, saya biasanya menggunakan gold melt value calculator untuk menghitung nilai material yang saya miliki.
Love how you broke this down step by step. SRT subtitle download
I appreciate the insight on the lack of supervision by a consulting engineer for the Jembatan Sasak – Maligi project. It raises serious concerns about the quality and safety of the construction. The mention of material sourced without proper permits is alarming as well. It’s crucial for projects like this to follow strict regulations. For similar situations, I often refer to the Hop Earth guide to ensure I’m informed about best practices.
Informasi tentang pembangunan Jembatan Sasak – Maligi Pasbar sangat menarik. Namun, isu mengenai papan informasi tanpa konsultan pengawas membuat saya khawatir tentang kualitas proyek ini. Seharusnya ada transparansi yang lebih baik agar masyarakat bisa lebih tenang. Sebagai tambahan, saya sering menggunakan TDEE calculator untuk menjaga asupan gizi yang tepat sehari-hari.