
Aianyo janiah riaknyo tanang
Mangalia aia manuju Muaro
Dima hati indak ka sanang
Batang Kandih makin rancak sajo
Badabuah ombak di Pasia Jambak
Ombak mamacah ka batu karang
Nan di puji dek urang banyak
Ka jadi icon wisata Kota Padang
Dek raso paduli BWSS Limo
Rancak karajo PT. Arafah
Batang Kandih aman tajago
Lingkungan barasiah samakin indah
Ba main ombak manjalang patang
Matohari tabanam nan ditunggu
Ba arok juo banyak urang
Karajo salasai tapek waktu jo mutu
Kepedulian Balai Wilayah Sungai Sumatera ( BWSS V) dibawah Muhammad Dian Al Maa’ ruf, pembangunan infrastruktur di daerah ini, makin menggeliat. Suasana kerja yang kondusif dan nyaman, juga berpengaruh terhadap pekerjaan proyek. Apalagi, ditopang sikap profesional dan tanggungjawab yang penuh ASN di Balai itu, pekerjaan proyek berjalan mulus, tanpa riak
Salah satu, pekerjaan yang menuai pujian, Urban Flood Control Sistim Improvment In Selected Cities, bersumber dana Loan Jica No. IP – 582, bernomor kontrak HK 02.03/BWS – SV – PJA. IAKR/SP 1/03/2023, tanggal SPMK 12 Desember 2023, bernilai kontrak Rp110.801.805.000. Pasalnya, proyek, waktu pelaksanaan 630 hari kalender, menyulap Batang, menjadi icon wisata baru di Kota Padang
Apalagi, pekerjaan penahan tebing ( batu folder) berdekatan dengan lokasi wisata Pasir Jambak. Jika selesai nanti, menjadi perpaduan wisata laut Pasir Jambak dan wisata sungai Batang Kandis. Wajar saja mega proyek itu, sangat ditunggu tunggu banyak orang. Disamping, pembuatan tebing itu untuk mengantisipasi meluapnya Sungai Batang Kandis, lingkungan juga jadi bersih indah dan nyaman.
Sekarang, proyek dikerjakan PT. Arafah, dibawah kepemimpinan Khairul dan manager Terbit, dalam tahap pekerjaan. Melihat progres sekarang ini, proyek BWSS V dengan Kepala Balai Muhammad Dian Al Ma,aruf dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), pekerjaan multiyears ini, akan selesai tepat waktu dan tepat mutu.
Hasil telusuran dilapangan, pekerjaan normalisasi Batang Kandis, penahan aliran sungai sepanjang 3 Km itu, dibeberapa titik batu folder sudah terpasang. Material batu digunakan juga sesuai spesifikasi teknis. Komposisi batu yang tersusun 600 kg sampak 800, berdiri kokoh, mengamankan sungai itu.
Untuk menutup rongga/flot, batu ukuran sedang menambah kokoh dan tak goyang. Pekerjaan pun dikebut demi mengejar target. Profesionalnya pekerjaan rekanan dan ketatnya pengawasan, baik dari konsultan maupun pihak BWSS V mutu dan kualitas pun terjaga. Wajar saja, mega proyek itu menuai pujian warga.
Sebab, tidak saja menghilangkan kecemasan bahaya meluapnya sungai itu, juga menjadi lokasi wisata.”Alhamdulillah dengan dikerjakan proyek ini, warga tak lagi merasa cemas. Malah, merasa bersyukur akan menjadi lokasi wisata dan bakal meningkatkan ekonomi warga,” kata Mamat warga setempat, seraya mengucapkan terima kasih kepada pihak BWSS V dan PT. Arafah yang dinilai bekerja profesional.
Penulis
Novri Investigasi


