
PADANG, INVESTIGASI_Pekerjaan saluran air di Pasia Nan Tigo, menuai sorotan warga. Diawali titik nol di Universitas Muhammadiyah, pekerjaan sepanjang jalan menuju pasar kaget di Pasia Nan Tigo itu, tidak saja menghambat warga, juga berbahaya bagi warga dan pengendara melintasi jalan itu.
Pasalnya, tanah galian berserakan di sepanjang jalan proyek yang dikerjakan CV. Riau Andalan Utama, licin dilewati saat hujan dan debu beterbangan saat musim hujan. Tak ada penyiraman, tak terlihat mobil tanky dilakukan persiapan yang melakukan penyiraman
Tidak itu saja, pasangan U Dith Beton dan Tutup Udith beton terkesan berserakan. Bahkan, terlihat U Dith sudah ada yang retak, termasuk juga Tutup U Dith. Tak rata dan bergelombang, menghiasi pemandangan di lokasi itu
Terkesan Misteri
Proyek milik Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sumbar itu, juga semakin misteri, tak ada plang proyek. Terbukti ditelusuri, dari titik nol, sampai pekerjaan dekat pasar kaget, hanya ada spanduk ‘Hati hati ada pekerjaan
Sehingga, timbul tanda tanya, ini proyek siapa, berapa anggarannya dan siapa rekanan yang mengerjakan. Kapan dimulai dan berakhirnya pekerjaan. Ada indikasi, plang tak dipasang untuk menutupi informasi pekerjaan
Melihat pekerjaan , Sabtu (27/12) diprediksi pekerjaan tak selesai akhir tahun. Soalnya, U Dith masih banyak belum terpasang. Begitu juga Tutup Udith, tak seberapa terpasang. Progres pun tak jelas dan seakan terkesan bungkam, melindungi pekerjaan
Soalnya, saat ditanyakan kepada pekerja, siapa yang bertanggungjawab terhadap pekerjaan tak ada jawaban. Ditanya, pelaksanaan juga tak jelas.” Kami hanya bekerja, tak tahu siapa yang bertanggungjawab dan pelaksanaan lapangan,” hanya itu yang keluar dari mulut pekerja.
Sampai berita ini diturunkan, tak ada tanggapan sama sekali. Cuti bersama, juga menghambat konfirmasi, sebab kantor BPBPK di Muara Padang, tak berpenghuni. Nv


