
PADANG, INVESTIGASI_Memalukan dan memilukan. Kekalahan kembali menghampiri Semen Padang FC. Laga melawan Persis Solo, sama sama tim papan bawah, pada lanjutan BRI Super League 2025/2026, diharapkan mengakhiri puasa kemenangan, malah takluk meski bertindak sebagai tuan rumah
Laga penutup putaran pertama Super League,
di GOR Haji Agus Salim, Minggu (11/1/2026) sore WIB, berakhir 2-3 untuk kemenangan Persis Solo.
Ada meraih tiga angka, terbuka saat Irsyad Maulana membawa Kabau Sirah unggul di menit ke-36. Bukan menjadi kunci kemenangan, malah jadi bumerang.
Gol itu, membuat Laskar Sambernyawa bangkit dan membalikkan keadaan. Memutar balik papan skor melalui gol Zanadin Fariz (’45+4) dan Kodai Tanaka (’50).
Persis Solo, semakin mengamuk di kandang Kabau Sirah, setelah
Tim tamu mencetak gol ketiga lewat Irfan Jauhari (90+1). Gol penghibur, dilesak Kabau Sirah lewat Ricki Ariansyah (’90+7).
Hasil ini, tidak saja memalukan sebagai tuan rumah. Sebab dikalahkan tim papan bawah. Juga memanaskan persaingan papan bawah. Kedua tim kini sama-sama memiliki 10 poin, berada setingkat diatas Persija dengan rahian 9 point. Dan, satu trib dibawah PSBS Biak diatas zona merah dengan point 13.
Dihujat Netizen
Kekalahan Kabau Sirah atas Persis Solo, tim papan bawah menuai hujatan netizen dan penggemar si kulit bundar di Sumbar. 10 point dari 17 laga, membuktikan tim urang awak itu, jadi lumbung gol dan kemenangan tim lawan
Wajar saja, kata ‘puitis’ meluncur deras dibalik kegagalan Kabau Sirah. Pemain asing ‘pakak’, Jika ingin selamat dari Super League dan tak terlempar ke Liga 2, pemain asing harus dirombak. Semoga ini menjadi perhatian, agar Semen Padang FC, tetap bertahan di kompetisi sepakbola di negeri ini
Penulis
Novri Investigasi


