
PADANG, INVESTIGASI_Tak ada gading yang tak retak. Tak ada yang sempurna, pasti ada cacatnya. Namun, menuju kesempurnaan terus dilakukan, demi memberikan manfaat bagi orang banyak. Begitu juga sebuah pekerjaan proyek. Para pekerja tak mengetahui spesifikasi pekerjaan yang tertuang dalam kontrak.
Seperti yang terjadi dalam pekerjaan pembangunan TU SKB milik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, senilai Rp487.843.066.07. Meski, tak berpengaruh struktur bangunan, namun ada yang terlanggar. Soalnya proyek yang dikerjakan CV. Yonatta Kelbi, hanya kesalahan kecil, itupun masalah non teknis
Kesalahan tak begitu fatal itu, rekanan saat melakukan timbunan untuk pekerjaan lantai, lupa membersihkan lokasi. Sehingga, rumputpun ikut tertimbun. Rekananpun menerima teguran itu, dan membongkar kembali tanah timbunan untuk memangkas rumput yang tertimbun.
Sekarang, proyek masa pelaksanaan 12O hari kalender, mulai kerja tanggal 10 Juli 2025, sumber dana APBD itu, timbunan tak masalah lagi. Sebab, rekanan bersedia membongkar, walau itu hanya beberapa meter. Dan, ini juga bentuk keseriusan rekanan bekerja sesuai spesifikasi teknis
Diameter Besi dan Begol Mengacu Speck
Persoalan lain, proyek bernomor kontrak 527/PK.P.TU/KBWIL 1 PDG/PPK-DiSDIKBUD/2025 tersebut, masalah diameter besi dan jarak begol. Baik untuk kolom utama maupun kolom praktis. Untuk besi sloff, kolom, ring balok, memakai besi berdiameter 12 mm, sementara besi begol 8 mm. Untuk besi balok pinggang pakai 10 mm ditambah begol besi 8 mm
Begitu juga beton sloof, kolom, ring balok menggunakan beton K225. Untuk kolom praktis dan balok pinggang menggunakan beton K.175. Itupun terbukti setelah melihat langsung ke lokasi pekerjaan. Artinya, rekanan bekerja mengacu speck yang tertuang dalam kontrak kerja
Well : Croscek Kelapangan
Sebelumnya, Well, Kabid Sapras Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, saat ditanyakan terkait speck pekerjaan Senin (11/8), mengatakan, segera kami perintahkan konsultan pengawas untuk crossceck dilapangan
“Sementara, pembangunan SKB Parak Karakah dilaksanakan secara bertahap, menyesuaikan kesanggupan anggaran pertahun,” katanya, pesan singkat melalui WA
Penulis
Novri Investigasi


