
PADANG–INVESTIGASI, Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) menyalurkan bantuan subsidi margin kepada 33 Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah (KSPPS).
Penyerahan dilakukan secara simbolis Wali Kota Padang, Fadly Amran, di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Centre, Selasa (27/5/2025).
Fadly Amran menyampaikan, koperasi yang sehat adalah koperasi yang menjunjung tinggi AD/ART dan semangat kebersamaan.
“Pemerintah Kota Padang berkomitmen untuk terus mendorong lahirnya koperasi yang sehat, modern, dan berdaya saing. Kami juga membuka ruang seluas-luasnya untuk dialog dan sinergi bersama dalam setiap kebijakan yang menyangkut pengembangan koperasi dan UMKM,” ujar Fadly.
Ia menambahkan, optimalisasi peran koperasi sangat penting dalam meningkatkan potensi ekonomi anggota dan masyarakat serta memperkokoh perekonomian daerah.
“Salah satu bentuk keberpihakan pemerintah daerah terhadap pertumbuhan ekonomi kerakyatan adalah melalui penguatan permodalan koperasi. Di tengah tantangan ekonomi saat ini, koperasi memiliki peran strategis dalam memberikan akses pembiayaan yang adil, terjangkau, dan berkelanjutan,” jelasnya.
Pemko Padang siap memberikan sertifikasi bagi pengurus koperasi, membuka forum antar koperasi, dan mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan sentra rendang sebagai salah satu potensi daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang, Fauzan Ibnovi, mengatakan bahwa program subsidi margin bertujuan mendorong ekonomi kerakyatan, menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, serta meringankan beban pelaku usaha mikro dalam pembayaran margin.
“Subsidi margin ini juga ditujukan untuk melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan kemampuan ekonomi pelaku usaha mikro dalam menjalankan usahanya,” kata Fauzan.
Subsidi margin ditujukan untuk pelaku usaha mikro yang menjadi anggota KSPPS. Program subsidi margin tahun anggaran 2025 dialokasikan sebesar Rp578.800.410,- dan 33 KSPPS di Kota Padang..–Rcd/kmf


