
Pasbar, Investigasionline– Wujud kepedulian terhadap masyarakat terdampak banjir, jajaran Polres Pasaman Barat bergerak cepat membantu pembersihan rumah warga di Nagari Aia Gadang Barat, Kecamatan Pasaman. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggap darurat dan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
Banjir yang terjadi akibat curah hujan tinggi menyebabkan sejumlah fasilitas umum dan rumah warga terendam lumpur. Kondisi ini membuat warga kesulitan melakukan pembersihan karena material lumpur cukup tebal dan menyulitkan proses pemulihan.
Melihat kondisi tersebut, Polres Pasbar menerjunkan personel untuk membantu warga. Mereka ikut membersihkan rumah yang masih dipenuhi lumpur serta membantu mengevakuasi barang-barang warga yang terdampak banjir.
Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, melalui Kasat Lantas Polres Pasbar, AKP Nanin Aprilia, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian serta kebersamaan antara Polri dan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat bencana.
“Kegiatan ini adalah bagian dari tanggung jawab moral dan solidaritas kita terhadap masyarakat. Saat bencana terjadi, Polri hadir bukan hanya untuk pengamanan tetapi juga membantu secara langsung,” ujar Nanin, Jumat (28/11).
Menurutnya, sebanyak 10 personel diterjunkan untuk membantu proses pembersihan. Mereka bekerja bersama masyarakat sejak pagi hari untuk mempercepat pemulihan pasca banjir.
“Kita turunkan sekitar 10 orang personel dalam membersihkan rumah masyarakat yang terkena dampak banjir,” tambahnya.
Selain membantu pembersihan rumah warga, jajaran Polres Pasbar juga turut memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi beberapa hari ke depan.
Warga terlihat antusias dan merasa terbantu dengan kehadiran aparat. Beberapa warga menyampaikan ucapan terima kasih karena bantuan tersebut sangat meringankan beban mereka yang sebelumnya kewalahan menghadapi kondisi rumah pasca banjir.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti karena kami tidak bisa membersihkan sendiri. Lumpur tebal dan banyak perabot rusak yang harus diangkat,” ujar salah Jhon warga setempat
Kegiatan gotong-royong tersebut berlangsung lancar dan penuh kebersamaan. Aparat dan masyarakat terlihat saling bekerja sama membersihkan material menggunakan mesin pompa air peralatan lain, hingga rumah kembali layak ditempati.
Dengan adanya dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, diharapkan pemulihan pasca banjir di Nagari Aia Gadang Barat dapat berlangsung lebih cepat, sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal. fat


