
PADANG, INVESTIGASI_Cuaca ekstrem, banjir dan longsor, berimbas pada pekerjaan proyek. Tak bisa bekerja, material menjadi kendala, bagian dari cerita duka. Namun, semua itu tak mengurangi optimis CV. Metropolis Real Estate Group, menyelesaikan pekerjaan pembangunan Taman Tematik Paket 1 Jirak Kuburan Turki
Padahal, akibat banjir dan longsor, meluluhlantakan sebagian wilayah Kota Padang, proyek milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang, senilai Rp4.423. 010.171.34, pekerjaan sempat terhenti selama tiga minggu. Waktu yang panjang beristirahat proyek bernomor kontrak 600.4/06/Kont.71/PPK03-DLH/IX/2025 itu
Keyakinan rekanan bisa menyelesaikan pekerjaan, proyek masa pelaksanaan 108 hari kalender, sempat diragukan. Sebab, waktu tinggal 15 hari. Berpacu dengan waktu, tanpa mengurangi kualitas dan mutu, tentu menjadi pertanyaan, proyek dengan konsultan pengawas CV. Inkatim, Tahun Anggaran 2025.
Andi : Optimis Selesai Tepat Waktu
Dibalik rasa pesimis itu, Andi Direktur CV. Metropolis Real Estate Group, malah optimis pekerjaan akan selesai tepat waktu. Ini terungkap, saat media ini mengkonfirmasikan beberapa persoalan terkait pekerjaan via WA, Minggu (14/12)
Persoalan yang menjadi keraguan dijawab dengan tegas. Katanya, untuk progres pekerjaan sampai pertengahan Desember, sedang dihitung ini. “Untuk sementara, belum ada yang minus,” jawabnya.
Ia mengakui, cuaca ekstrem, banjir dan longsor, berpengaruh terhadap pekerjaan. 3 Minggu di bulan November dan Desember, tidak bisa bekerja, karena hujan.
“Insya Allah, sampai saat ini, optimisi pekerjaan selesai tepat waktu,” katanya sembari mengatakan, terkait Alat Pelindung Diri (APD), memang terkendala. Beberapa pekerja ada yang risih pakai APD. Tapi, kalau ketahuan, tetap ditegur. Bahkan, dilakukan briving tiap hari
Kita nanti, apakah proyek Taman Tematik Jirak Kuburan Turki yang dulu kumuh,
tempat pembuangan sampah liar disulap jadi taman rancak, akan selesai tepat waktu?
Penulis Novri Investigasi


