
PADANG, INVESTIGASI_Tournamen Fokan V, sudah berlangsung beberapa pekan , sempat diwarnai kericuhan. Panitia pelaksana kembali menggelar manager metting kepada seluruh tim yang ikut ambil bagian dalam turnamen ini. Tujuannya untuk kembali menjaga komitmen yang telah disepakati.
Dalam acara manager metting, langsung dihadiri Ketua Fokan Sumatera Barat, H.Defrison Marja SH, Ketua Yayasan Cengkeh Putra Ahmad Idris, Ketua Pelaksana Andi Royen, Satria Welli, seluruh manager tim dan perwakilan wasit, Defrisman.
Dalam sambutanya ketua IPWL Bakornas fokan Sumatera Barat H. Defrison Marja SH, meminta untuk seluruh tim menjaga sportifitas, resfec sesama tim dan menjunjung tinggi rasa memiliki dan membangun sepakbola Sumatera Barat lewat turnamen ini.
Fokan sudah lima tahun berlangsung. Dan, pelaksanaan dari tahun ke tahun sudah baik.” Tapi saya dapat kabar dari panitia pelaksana, ada beberapa laga yang sempat terjadi kericuhan. Makanya saya langsung terbang dari Jakarta langsung ke Padang, sambil membuka acara manager metting tim tersebut,”bebernya.
Defrison Marja SH dengan tegas mengatakan, Fokan tidak ada kepentingan dengan tim. Berkualitas memiliki peluang untuk menjadi terbaik di Fokan Cup. “Dari tahun ke tahun tim juara Fokan Cup juara silih berganti,” tegasnya.
‘Saya mendapat teguran dari BNN. Karena ada beberapa laga Fokan Cup yang sempat ricuh. Makanya, panitia kembali mengumpulkan seluruh manager untuk sama sama menjaga tuurnamen ini.
Panitia sendiri juga akan melakukan tindakan tindakan tegas, jika tim tidak taat dengan regulasi yang telah disepakati bersama.
Turnamen sepakbola terakbar di Sumatra Barat tersebut. sempat viral di laga Janse FC vs Kuranji. Sebab, terjadi baku hantam antara pemain dan suporter.
Dan hal tersebut sangat di sayangkan oleh Ketua Fokan Sumatera Barat H, Defrison Marja SH.” Ini sangat mencoreng nama Fokan. Begitu juga dikategori all star sempat ada beberapa laga yang ricuh.
Ketua Fokan Sumatera Barat Defrison Marja SH, kembali mengajak kepada seluruh tim, sama sama menjaga marwah sepakbola Sumatera Barat, di turnamen ini.” Saya berharap turnamen ini berlangsung sukses dan lancar sampai grand final. Saya senantiasa konsisten menggelar turnamen ini selagi tim mampu mengawal dan menjaga marwah turnamen,” tutupnya.
Turnamen sepakbola terakbar di Sumatra Barat Fokan cup seperti tahun’ tahun sebelumnya mengelar dua kategori. Baik, usia berprestasi U23 tahun ke bawah dan usia all star. Turnamen dengan atmosfir begitu tinggi dan menyediakan hadiah yang menggiurkan menjadi magnet tersendiri bagi tim peserta yang ikut ambil bagian.(Jetar).


