
PADANG, INVESTIGASI_Siang itu, Selasa (39/9) cuaca panas sangat panas. Bahkan, bertambah panas, saat Kantor Redaksi Investigasi, kedatangan tamu Syaiful Pong, Ketua Ormas GNPK (Gerakan Nasional Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (GNPK) Sumbar
Kenapa tidak! Ia menumpahkan kekesalannya terhadap kurenah oknum anggota DPRD Sumbar. Penyebabnya, terkait sisa hutang material bangunan 7 bulan lalu di salah satu toko bangunan.
Ia pun memulai percakapan setelah mengirup kopi dan menghisap sebatang rokok. Katanya, oknum anggota DPRD Sumbar, seharusnya membantu masyarakat. Kenyataannya yang terjadi, malah menyengsarakan rakyat kecil
“Anda berbisnis developer perumahan, mengambil material di tempat ponakan saya, tujuh bulan berlalu. Sekarang, masih tersisa hutang senilai Rp13. 690.000. Itupun belum diselesaikan,” katanya dengan nada tinggi
Padahal, katanya ia telah memohon kepada Bapak Gino Irwan untuk sesegarakan mungkin membayar kepada toko bangunan. Namun, tak digubris sama sekali. Padahal, sudah berbagai cara membujuk yang bersangkutan
“Sebagai anggota dewan provinsi Partai Demokrat, bapak jangan mempermainkan perasaan rakyat kecil. Seharusnya, sebagai wakil rakyat saudara membantu dan menolong rakyat jelata” urainya
Disertai gayanya yang khas, Pong panggilan akrabnya juga mengatakan, ia berharap, kepada DPW Sumbar, Bapak Mulyadi, memohon untuk dapat memberikan pencerahan kepada anggota Gino Irwan untuk menyelesaikan bon ini dalam waktu singkat.
“Seandainya, saudara Gino Irwan, tidak juga menyelesaikan, mohon maaf kepada bapak Mulyadi sebagai Ketua DPW Sumbar, saya akan selalu berkomentar kepada media adik adik saya, terkait masalah ini,” katanya, seraya berharap semoga apa yang disampaikan kepada saudara Gino Irwan, memohon untuk dapat menyelesaikannya.
Sayangnya, lanjut Syaiful Pong, sampai terbitnya berita ini belum ada tanggapan sama sekali. Sementara, pelaksana lapangan, sudah memberikan atau menyampaikan kepadanya. Nv


