
PADANG, INVESTIGASI_Dulu jorok, kumuh, kusam dan semrawut. Tapi, setelah dilakukan pembangunan di kawasan Batang Arau itu, terlihat sangat mempesona, nyaman dan sejuk dipandang mata.
Semua itu, berkat kepedulian Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Indonesia,cDirektorat Jenderal Cipta Karya, melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah ( BPPW ) Sumbar
Gelontorkan dana senilai Rp25 Miliyar tahap pertama untuk pembangun kawasan Batang Arau, merubah wajah daerah itu. Dan, menjadi icon wisata di Kota Padang, khususnya, Sumatera Barat umumnya.
Tak terbantahkan,
dana senilai Rp25 miliyar itu, sangat dirasakan manfaatnya. Sebab menyulap daerah tersebut, kian mempesona
Pekerjaan drainase, trotoar, drainase, pagar dan fasilitas umum. Ditambah pekerjaan taman, sarana prasarana olahraga dan fasilitas lainnya. Batang Batang Arau dan Muaro Padang, menjadi dambaan wisatawan
Baik, lokal, nasional maupun wisatawan mancanegara. Profesional pekerjaan Batang Arau oleh rekanan dan pengawasan ketat Balai Prasarana Permukiman Wilayah, pekerjaan sesuai mutu dan tepat waktu
Sekarang lokasi itu, menjadi tempat selfie dan santai, terutama di sore dan hari libur. Apalagi, semakin menarik dilingkari Gunung Padang dan Pelabuhan Muara. Disemarakkan Jembatan Sitinurbaya dan Kota Tua, membuat lokasi itu makin cantik
Tidak itu saja, perekonomian warga dilokasi itu, makin meningkat. Warung dan resto menyemarakkan Batang Arau dengan menyediakan berbagai menu khas minang
Tidak itu saja, lapangan pekerjaan juga terbuka, sehingga mengurangi pengangguran disana. Terlepas dari semua itu, perlu kepedulian kita semua. Untuk menjaga dan merawat Batang Arau, sehingga terlihat bersih
Begitu juga Pemko Padang, bisa melakukan pemeliharaan bagian yang rusak. Sebab, Batang Arau dikelola dengan baik dan profesional. Akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dan perekonomian warga. Semoga
Penulis
Novri Investigasi


